Satu Satunya Yang Tidak Berubah Adalah Perubahan

Oleh : Ahmad Budi Ahda, Lc. 
(Founder Abda Publisher)


Bila kebetulan anda adalah seorang siswa, mahasiswa, guru, ataupun orang tua, saya mohon dengan sangat luangkan waktu sejenak untuk membaca tulisan ini sampai tuntas, mungkin tulisan ini agak panjang meskipun demikian saya berharap tulisan ini bermanfaat. Dalam tulisan ini saya akan membicarakan IDE, tidak sedang membicarakan POLITIK.

BAGIAN 1 PERUBAHAN

Saya ingat betul saat saya masih SD di tahun 90an guru saya berpesan jika kami tidak bisa hitung2an diluar kepala, dimasa depan kami akan tertinggal dengan orang orang cerdas yang mampu hitung cepat diluar kepala, seorang teman menyeletuk, kan bisa bawa kalkulator bu, beliau menyanggah bahwa mustahil bagi kami akan membawa kalkulator kemanapun saat bepergian, saya pun manggut manggut menandakan setuju, karena saat itu siapa cobak yang bersedia menyediakan ruang kosong di sakunya untuk sebuah benda bernama kalkulator?

Namun saat ini, saya jumpai keadaan yang sungguh berbeda dengan pesan guru saya di tahun 90an, saat ini orang orang membawa kemanapun benda benda yang ditahun 90an mustahil untuk dimasukkan ke kantong mereka, orang orang saat ini terbiasa membawa radio, televisi, pemutar musik, pemutar video, kalender, jam, telepon, kamera, perekam video, kompas, browser internet, sekarung kaset musik, sekardus kaset film, Al Qur’an, kamus dari ratusan bahasa di dunia, tak terkecuali benda sederhana yang bernama KALKULATOR. Orang orang terbiasa membawa benda benda ini meskipun ke atas ranjang ataupun saat pipis di kamar mandi, STATEMENT GURU SAYA DI TAHUN 90AN RUNTUH SEKETIKA SAAT DIHADAPKAN DENGAN REALITA ZAMAN SEKARANG.

Anda boleh suka apa tidak, namun FAKTAnya dunia tempat kita tinggal selalu BERUBAH, berbicara mengenai perubahan saya teringat sebuah ungkapan dari ahli biologi konon dari Charles Darwin yang berbunyi : species yang mampu bertahan hidup bukanlah species yang paling kuat, namun yang BISA BERADAPTASI terhadap perubahan. Species yang tidak bisa mengikuti perubahan AKAN MATI terlindas oleh zaman.

Kita tentu teringat bagaimana NOKIA yang merupakan produsen hape terpopuler sejagat di tahun 90 dan 2000an bisa hancur seketika KARENA TIDAK MAU MENGIKUTI PERUBAHAN JAMAN, saat itu nokia menolak mengguankan OS android dan memilih mengembangkan os sendiri yang terbukti gagal mengikuti perkembangan zaman.

Kita ingat pula bagaimana perusahaan taksi konvensional dipaksa bangkrut oleh penyedia layananan transportasi berbasis online. Dan kita saksikan saat ini bagaimana dengan mudahnya orang orang mencari dan membeli barang hanya dari kamar tidurnya.

Bahkan kalau kita mau jujur, Rukun Islam yang merupakan pondasi pokok umat islam diseluruh dunia mau tidak mau akan terpaksa mengikuti perubahan jaman, sebagai contoh : saat SD dahulu saya belajar bahwa Rukun Islam ke 5 adalah PERGI HAJI BILA MAMPU, saat ini saya dapati antrian haji di indonesia mencapai 25 bahkan 30 tahun, jika seperti itu rukun haji ini sebenarnya berubah menjadi MENDAFTARKAN ANAKNYA UNTUK HAJI BILA MAMPU, di malaysia ternyata antrian haji lebih lama lagi, yaitu mencapai 99 tahun, jika seperti itu maka sebenarnya rukun islam ke 5 di malaysia ini berubah menjadi : MENDAFTARKAN CUCU DARI ANAKNYA YANG BELUM LAHIR bila mampu.

Jaman telah berubah, sekali lagi jaman terus berubah, jika kita tidak bisa mengikutinya kita akan MATI TERGERUS JAMAN.

BAGIAN 2 MINDSET PEKERJA PEMBELI VS MINDSET PETARUNG PENCIPTA

Jika kita paham bahwa jaman selalu berubah dan apapun harus mengikutinya (sekali lagi apapun bukan siapapun), bagaimana cara manusia mengikuti perubahan jaman? Menurut hemat kami, yang harus berubah pada manusia bukanlah bentuk fisiknya, bukanlah ilmunya, yang harus berubah adalah MINDSETnya, sekali lagi MINDSET manusialah yang harus berubah.

Apakah mindset itu? Mindset adalah gaya dan atau cara berpikir, untuk lebih lengkapnya anda bisa googling, perumpamaan mudahnya otak itu processor komputer, mindset adalah sistem operasi / OSnya. Sementara itu ide/ gagasan adalah aplikasinya, Semakin modern OSnya semakin banyak pula aplikasi modern yang bisa dipasang pada perangkat terserbut, begitu pula sebaliknya, semakin usang OSnya semakin sedikit aplikasi modern yang bisa diterima.

Sebagai contoh :

manusia dengan MINDSET PEKERJA PEMBELI dalam pikirannya hanya akan mencari jalan hidup dengan cara bekerja pada orang lain, mindset pekerja pembeli akan menganggap seseorang bekerja apabila ada kantor yang dituju, ada seragam yang dipakai, dan ada gaji bulanan yang diterima, jika ketiga kriteria ini tidak didapati dalam sebuah pekerjaan maka dia akan menolak mengatakan itu sebagai pekerjaan, impian manusia pemilik mindset inipun hanya sebatas pembeli, impiannya membeli mobil, rumah, dan seperangkat simbol kemakmuran lain, itu adalah impian tertinggi dari pemilik mindset pekerja pembeli. Manuisa dengan mindset pekerja pembeli akan menolak ide/ gagasan mencari uang dengan jalan wirausaha karena baginya wirausaha itu tidak menjanjikan kepastian!! Ibaratnya OS usang (mindset pekerja pembeli) akan menolak aplikasi modern (ide untuk menciptakan start up bussiness/ wirausaha)

sedangkan manusia dengan MINDSET PETARUNG PENCIPTA akan menolak jika kata “bekerja” hanya dibatasi oleh 3 kriteria sebagaimana kriteria si mindset pekerja, baginya bekerja adalah kegiatan apapun yang bisa menghasilkan income halal, apapaun pekerjaannya, tak terbatas pada kerja kantoran, impiannya pun tidak sebatas membeli, NAMUN BERMIMPI UNTUK MENCIPTA!! Menciptakan apapun yang bermanfaat dan mempermudah hidup manusia, bisa berupa menciptakan ide ataupun barang ataupun menciptakan pekerjaan.

BAGIAN 3, INSTITUSI PENCETAK MINDET PEKERJA PEMBELI

Anda boleh suka atau tidak, mayoritas sekolah di indonesia adalah pabrik pencetak mindset mindset pekerja pembeli!! Siswa siswa hanya di motivasi untuk mendapatkan nilai setinggi tingginya dalam ujian, motivasi untuk mencipta kurang!! Motivasi untuk mengembangkan bakat yang dimiliki pun kurang!! (saya mengatakan kurang bukan mengatakan tidak ada, sayapun hanya mengatakan mayoritas dan bukan mengatakan seluruhnya) Motivasi utama adalah lulus dengn nilai paling tinggi dan diterima di universitas favorit!!

Concern pembangunan yang dicanangkan sekolah pun hanya pembangunan fisik sekolah yang bisa dilihat dalam jangka pendek sehingga mudah diapresiasi, bukan pembangunan mindset peserta didik yang hanya bisa dilihat hasilnya dalam jangka panjang!! Saya tidak mengatakan concern pembangunan mindset manusia disekolah tidak ada, saya hanya mengatakan kurang.

Jika anda adalah siswa, saran saya jangan menjadi manusia yang hanya menguasai cara mengerjakan soal Jika tidak ingin menjadi pengangguran terpelajar di kemudian hari. Pelajari keterampilan lain, sukses itu tidak selalu menjadi dokter, menjadi pemilik situs penyedia layanan transportasi pun di jaman sekarang menjadi salah satu orang terkaya di indonesia.

Jika anda adalah orang tua motivasilah putra putri anda untuk mengembangkan bakatnya, bukalah pikirannya dengan memberikannya buku buku non pelajaran yang itu mampu mengubah mindsetnya!! Jaman sudah berubah pak bu.... jika anda hanya memotivasi putra putri anda hanya untuk nilai bagus namun mengabaikan bakatnya, itu sama artinya membiarkan putra putri anda tergilas jaman!!

Jika anda adalah guru ataupun dosen, motivasilah anak didik anda untuk membuka pikiran bahwa jaman telah berubah, jika mindset tidak mengikuti perubahan, anak anak didik anda akan remuk oleh persaingan jaman yang semakin ketat!! Berilah wawasan bahwa bekerja tidak melulu jadi insinyur, bahkan DI MASA DEPAN MANUSIA TAK AKAN KEKURANGAN INSINYUR, TAK AKAN KEKURANGAN DOKTER, TAK AKAN KEKURANGAN MOBIL, HAPE, PESAWAT!! ORANG ORANG DIMASA DATANG AKAN KEKURANGAN PETANI DAN MAKANAN!!

Saya tidak mengatakan pelajaran sekolah tidak penting!!! Tidak saya tidak mengatakan itu!! Bagi saya pelajaran sekolah tetaplah penting!! Karena bagaimanapun juga sukses tidaknya seorang siswa adalah dari nilai sekolahnya, saya hanya mengatakan JANGAN MENJADI ORANG YANG HANYA MENGUASAI CARA MENGERJAKAN SOAL UJIAN!!

Jika anda merasa tulisan ini bermanfaat bolehlah anda bagikan, namun jika merasa tulisan ini sampah maka abaikan saja.

Ahmad Budi Ahda
Owner of Abda Publisher, Printing House And Publisher
Founder of Garasi Diskusi Bina Manusia.

Artikel Menarik Lainnya

Kumpulan Link Soal - Soal Latihan Nahwu & Balaghah

Ringkasan Ilmu Nahwu Lengkap

Tuhan Yang Hilang, Menggugat Kebijakan Tuhan..!!

Jawaban Tuduhan Tuduhan Negatif Seputar Tahlilan, Yasinan, dan Selamatan.

Selama Ini Kita Dibohongi Sekolah? Atau Dibodohi Agama?

Agama Lain Pernah Diapain Ajah Sama Islam?

Kumpulan Link Soal - Soal Mufrodat Buku Silsilah Azhar

Logical Fallacies, Mengenal Beberapa Kesalahan Berpikir

Bagaimana Cara Menulis Buku Kemudian Menerbitkannya ?

Antara Baikalsk, Irkutsk Rusia, & Bojonegoro