Perekonomian Dengan Hutang Vs Perokonomian Tanpa Hutang

Oleh : Ahmad Budi Ahda, Lc. 
(Founder Abda Publisher)

MACRO VS MICRO (bag. 4)
Pertumbuhan ekonomi tanpa hutang vs pertumbuhan ekonomi dengan hutang
(sebelum baca bagian ini WAJIB BACA BAG 1-3 supaya paham kemana arah pemikiran kami)
Tulisan panjang, abaikan jika malas baca.
.
ILUSTRASI PEREKONOMIAN TANPA HUTANG :
.
Andi bekerja di sebuah kantor pemerintah bergaji 15 juta perbulan, andi ingin memiliki usaha percetakan dengan harga mesin cetak 200 juta rupiah, untuk bias membeli mesin cetak tersebut andi harus menabung 10 juta perbulan selama 20 bulan.
.
Setelah 20 bulan, andi membeli mesin cetak dan mempekerjakan 3 orang. Dari usaha percetakan andi mendapatkan laba 10 juta perbulan, andi tabung uang itu lagi, dan setelah 20 bulan kemudian, andi bias menambah 1 lagi mesin cetak kemudian menambah karyawan 3 orang lagi.
.
Itu artinya, selama 40 bulan, andi baru bisa dan mengentaskan 6 orang pengangguran di daerahnya. Di tahun ke 4 (48 bulan jumlah karyawan juga masih tetap 6 orang)
.
VS
.
ILUSTRASI PEREKONOMIAN DENGAN HUTANG :
.
Rudi bekerja di sebuah kantor pemerintah bergaji 15 juta perbulan, rudi ingin memiliki usaha percetakan dengan harga mesin cetak 200 juta rupiah,untuk bisa membeli mesin cetak seharga 200 juta, rudi tidak perlu menunggu 20 bulan seperti andi. Karena memiliki pekerjaan tetap bergaji tinggi, pada bulan pertama rudi langsung bisa mengajukan pinjaman 200 juta kepada bank, uang langsung digunakan untuk membeli mesin cetak dan pada bulan itu juga langsung bisa mempekerjakan 3 orang.
.
Dari usaha percetakan rudi mendapatkan laba 10 juta perbulan, setelah percetakan ini berjalan selama 20 bulan, andi memiliki uang lagi 200 juta, digunakan untuk menambah lagi 2 mesin cetak, 1 mesin beli cash, 1 lagi bisa mengajukan lagi kredit bank karena terbukti percetakannya mampu exist.
.
Itu artinya di tahun ke 2 (24 bulan) andi sudah memiliki 3 mesin cetak dan mempekerjakan 9 orang. Di tahun ke 4 (48 bulan) andi sudah mempekerjakan 18 orang!!
.
RINGKASAN :
.
Andi tanpa hutang : tahun ke 4 baru bisa mengentaskan 6 orang pengangguran.
.
Rudi dengan hutang : tahun ke 4 mengentaskan 18 orang pengangguran. (3x lipat dari andi)
.
POINT PUWENTING BANGET!!
.
Misalkan ada 2 negara yang memiliki jumlah penduduk yang sama namun komposisi penduduknya berbeda ,Negara A di dominasi oleh orang semacam ANDI, dan Negara B di dominasi oleh orang semacam RUDI. Kira kira menurut anda Negara manakah yang paling tinggi angka penganggurannya? Jika angka pengangguran tinggi kira kira apa yang terjadi? Makmurkah? Atau justru bencana bagi penduduknya?
.
KESIMPULAN
.
PERTUMBUHAN EKONOMI TANPA HUTANG AKAN LEBIH LAMBAT DARIPADA PERTUMBUHAN EKONOMI DENGAN HUTANG. Bahkan disaat jumlah penduduk bertambah dan angka permintaan meledak, jika pertambahan ini tidak diimbangi dengan jumlah “orang yang berpenghasilan” akan menyebabkan keamanan Negara terganggu. Pencurian perampokan penipuan akan semakin marak terjadi.
.
MENGAPA KOIN EMAS DAN PERAK PUNAH? APAKAH INI KONSPIRASI YAHUDI UNTUK MENGUASAI DUNIA?
.
(untuk memahami tulisan dibawah ini wajib paham bagian 2 dan 3, baca saja tidak cukup, harus paham)
.
Uang kertas adalah uang berbasis hutang, sedangkan koin emas perak adalah uang berbasis tanpa hutang (lihat tulisan bag 2 dan bag 3), dari tulisan diatas (bag 4) anda saksikan sendiri bagaimana perekonomian tanpa hutang berefek buruk kepada penduduk suatu negara disaat jumlah penduduk bertambah, dan angka permintaan meledak, harus diiringi pula system yang mampu mengakomodir antara permintaan dan persediaan. Emas perak (tanpa hutang) tak berdaya melawan “ledakan permintaan pasar” yang sedemikian rupa.
.
dari sini kami berpendapat bahwa punahnya koin emas dan perak kemudian diganti dengan uang kertas penyebab utamanya BUKAN KARENA “PERMINTAAN BANKIR” namun penyebab utamanya adalah “PERMINTAAN PASAR” bahasa lainnya adalah “SELEKSI ALAM”
.
Koin emas perak yang pernah dipakai romawi dan Persia memang efektif dipakai dizamannya, zaman dimana penduduk belum banyak dan permintaan ekonomi masyarakatnya tidak sekomplex sekarang.
.
Saat jumlah penduduk bertambah, dan jumlah permintaan meledak, anda saksikan sendiri ilustrasi yang kami paparkan diatas, darisanalah tergambar jelas bahwa emas perak memang tidak efisien dalam perekonomian modern.
.
Dalam tulisan yang lebih lanjut, juga akan kami ulas mengapa bunga bank TIDAK BISA DIKATAKAN SEBAGAI RIBA!! Karena ada perbedaan siginifikan antara koin emas dan uang kertas. Bagaimana maksudnya? Tunggu saja tulisannya….

Artikel Menarik Lainnya

Kumpulan Link Soal - Soal Latihan Nahwu & Balaghah

Ringkasan Ilmu Nahwu Lengkap

Tuhan Yang Hilang, Menggugat Kebijakan Tuhan..!!

Jawaban Tuduhan Tuduhan Negatif Seputar Tahlilan, Yasinan, dan Selamatan.

Selama Ini Kita Dibohongi Sekolah? Atau Dibodohi Agama?

Agama Lain Pernah Diapain Ajah Sama Islam?

Kumpulan Link Soal - Soal Mufrodat Buku Silsilah Azhar

Logical Fallacies, Mengenal Beberapa Kesalahan Berpikir

Bagaimana Cara Menulis Buku Kemudian Menerbitkannya ?

Antara Baikalsk, Irkutsk Rusia, & Bojonegoro