Manusia Yang Tuhan.


oleh : Ahmad Budi Ahda, Lc. Founder Abda Publisher

Saya pernah dicurhati seorang teman bahwa dia tidak memiliki motor, jadi kemana mana dia naik sepeda ontel butut, sepeda onthel yang hanya laku jika dijual kiloan di pasar loak. Dengan suara iba dia bilang “andaikan aku punya uang 3 juta saja, saya akan beli motor, jelek pun tak papa yang penting bisa dipakai dan tidak capek seperti sepeda”

Sayapun kaget, kaget bukan karena teman saya tadi tidak punya uang, namun kaget karena beberapa bulan lalu saya juga dengar curhatan teman lain jika dia pingin mobil meskipun jelek jelek, karena dia hanya punya motor, bagi dia mobil jelek pun tak apa yang penting bisa digunakan untuk mengantar ibunya yang sudah sepuh untuk berobat, karena jika naik motor akan bahaya karena beliau sudah sepuh dan tidak stabil saat membonceng, sehingga ditakutkan jatuh.

Di lingkar pertemanan saya yang lain, saya mendengar keluhan teman yang ingin mobil baru, karena mobil yang lama sudah sering masuk keluar bengkel karena dimakan usia. 

Jauh diseberang dunia sana, tepatnya di new york amerika serikat, seseorang bermimpi ingin memiliki helikopter dan jet pribadi karena semua rekan bisnisnya memiliki helikopter dan jet pribadi sedangkan dia hanya memiliki mobil rolls royce phantom seharga 10 milyar.

Kembali lagi ke negara tericinta, ada orang yang kaya raya hartanya tak akan habis dimakan anaknya 70 turunan 7 tanjakan dan 700 tikungan… dia buat partai, singkat cerita dia ingin berkuasa.

Dari negeri tercinta kita tengok negara negara dunia yang dimana pemimpinnya ingin menjabat presiden hampir seumur hidup, ada vladimir putin presiden russia, ada presiden china, dan para pemimpin diktator dunia yang ingin berkuasa seumur hidup.

Dari negara negara dunia kita tengok keadaan dunia 500 tahun silam, sebuah keadaan yang dimana monarki atau kerajaan adalah sistem pemerintahan paling umum di dunia, yang dimana insting dari kerajaan kerajaan itu adalah memperluas wilayah, karena jika tidak, maka dia akan dijadikan perluasan wilayah oleh kerajaan lain.

Di zaman Nabi Musa kita ingat seseorang yang mengusai sebuah negara seumur hidup dan wilayahnya sangat luat, tidak puas dia hanya menjadi pemimpin, namun pada akhirnya dia ingin menjadi Tuhan, yaitu Fir’aun.

Apa yang bisa kalian ambil pelajaran dari cerita diatas?

  • Seseorang hanya menginginkan sesuatuyang tidak bisa dia miliki.
  • Seseorang jika tidak memiliki uang, dia akan menginginkan sesuatu yang tidak bisa dia beli meskpun sesuatu itu sangat sangat murah. 
  • Seseorang dengan uang 10 juta keinginannya bukanlah sesuatu berharga 5,6, atau 7 juta, namun keinginannya adalah sesuatu seharga 100 juta. 
  • Seseorang dengan uang 100 juta, maka keinginannya bukanlah sesuatu seharga 10,20,30 atau 50 juta, namun keinginannya adalah sesuatu seharga 1 milyar.
  • Seseorang jika telah memiliki harta tak terbatas, maka keinginannya adalah berkuasa
  • Seseorang jika telah berkuasa maka keinginannnya adalah berkuasa seumur hidup
  • Dan seseorang jika telah bisa berkuasa seumur hidup, maka keinginan puncaknya adalah dengan menjadi Tuhan!!  

Tuhan adalah keinginan puncak yang ada dan tertanam dalam diri manusia, bahkan terkadang untuk menjadi Tuhan tidak diperlukan harus berkuasa terlebih dahulu, hanya dengan beberapa video di yutup seseorang telah mampu menjadi tuhan dengan mengatakan si A masuk neraka, Si B sesat, dan Si C ulama Suuu’.

Di akhir tulisan inilah kalian baru paham dari judul tulisan saya diatas.


Comments

Artikel Menarik Lainnya

Kumpulan Link Soal - Soal Latihan Nahwu & Balaghah

Ringkasan Ilmu Nahwu Lengkap

Tuhan Yang Hilang, Menggugat Kebijakan Tuhan..!!

Jawaban Tuduhan Tuduhan Negatif Seputar Tahlilan, Yasinan, dan Selamatan.

Selama Ini Kita Dibohongi Sekolah? Atau Dibodohi Agama?

Agama Lain Pernah Diapain Ajah Sama Islam?

Kumpulan Link Soal - Soal Mufrodat Buku Silsilah Azhar

Logical Fallacies, Mengenal Beberapa Kesalahan Berpikir

Bagaimana Cara Menulis Buku Kemudian Menerbitkannya ?

Antara Baikalsk, Irkutsk Rusia, & Bojonegoro