Jauh Bau Wangi, Dekat Bau Tai


Oleh : Ahmad Budi Ahda, Lc. Founder Abda Publisher

Coba anda berikan kepada tetangga anda 1 hadiah setiap hari selama 1000 hari, di hari ke 1001 sekarang pergilah kerumahnya lalu maki makilah dia, jika diiringi dengan sebutan nama nama hewan di kebun binatang pasti lebih baik. kira kira nih, mana yang akan diingat dan membekas di hati tetanggamu? 1000 hadiahmu? atau satu makian sumpah serampahmu?

Pernah saya mendengar keluhan tetangga saya yang baru saja menerima pemberian nasi berkat, dia mengeluh karena daging di nasi berkat pemberian tetangganya itu sangat keras. gumam saya : ini orang kenapa yang diingat dagingnya keras? mengapa tidak berterimakasih karena telah mendapatkan se bakul nasi berkat?

Di belahan bumi lain, saya mendengar ghibahan tetangga saya si ibu mertua yang menghina durjanakan menantunya sendiri yang kebetulan tinggal serumah dengannya, entah bangunnya kesiangan, masakannya gak enak, nyucinya gak bersih, banyak lah pokoknya alasan itu. namun di hari lain saya juga mendengar ocehan yang meng elu elukan menantunya lain yang tinggal di chicago, katanya sudah sukes lah, punya kapal selam lah, kapal pesiar lah. sampai tissu toilet yang bisa nyebokin otomatis juga punya.

3 kisah di atas adalah bukti bahwa otak manusia lebih fokus kepada kesalahan daripada imbalan, tak peduli berapa juta imbalan yang diterima oleh manusia, otak manusia selalu berfokus kepada kekurangan dan masalah, ini nyata ini fakta tak terbantahkan.

Maka banyak orang hebat yang di daerahnya sendiri dianggap biasa biasa saja, namun di daerah lain nan jauh disana dia terkenal sangat hebat, hal itu dikarenakan tetangganya hanya fokus kepada kekurangannya saja, tidak pernah melihat sisi baiknya, sementara di negeri jauh yang dimana dia menjadi terkenal dikarenakan orang orang sana tidak melihat sisi kekurangannya.

Jika anda mengidolakan seseorang, dan menganggapnya hebat luar biasa, maka bisa saya tebak jika anda tidak mengenalnya dengan baik, karena jika anda betul betul mengenalnya dekat, sering berinteraksi sering ber muasyaroh, maka tak mungkin anda akan mengidolakannya.  

Inilah alaasan mengapa seorang guru tidak boleh bergaul terlalu dekat dengan murid muridnya, tidak boleh sering sering ngopi bareng, tidak boleh sering sering maen bareng, karena guru harus menjaga wibawa di hadapan murid muridya, guru harus menjaga itu supaya tujuan dari pendidikan tercapai, tujuan itu tidak akan tercapai jika murid tidak menaruh hormat dan takdzim kepada gurunya.

Ini juga alasan mengapa sepasang kekasih yang sangat mesra ketika pacaran berubah menjadi sering perang saat sudah menikah, ya karena saat masih pacaran mereka tidak kenal begitu baik, yang nampak hanyalah hal hal yang indah indah, yang baik baik saja, barulah saat mereka menikah sisi kekurangan itu akan nampak jelas, harapan pun sirna seketika karena sang kekasih tak seperti yang dibayangkan.

Ada jawaban tak terduga yang dilontarkan orang hebat, sebuah jawaban yang maknanya baru tampak jelas setelah uraian paparan tulisan saya diatas, seseorang bertanya kepadanya: mengapa ada beberapa orang yang menganggap anda brengsek?, padahal menurut penggemar, anda adalah orang yang sempurna, dengan santai sembari menghisap rokok dia menjawab : karena mereka mengenalku dengan baik.

Comments

Artikel Menarik Lainnya

Kumpulan Link Soal - Soal Latihan Nahwu & Balaghah

Ringkasan Ilmu Nahwu Lengkap

Tuhan Yang Hilang, Menggugat Kebijakan Tuhan..!!

Jawaban Tuduhan Tuduhan Negatif Seputar Tahlilan, Yasinan, dan Selamatan.

Selama Ini Kita Dibohongi Sekolah? Atau Dibodohi Agama?

Agama Lain Pernah Diapain Ajah Sama Islam?

Kumpulan Link Soal - Soal Mufrodat Buku Silsilah Azhar

Logical Fallacies, Mengenal Beberapa Kesalahan Berpikir

Bagaimana Cara Menulis Buku Kemudian Menerbitkannya ?

Antara Baikalsk, Irkutsk Rusia, & Bojonegoro