Artificial Intelligence Bernama Fesbuk dan Gugel

Oleh : Ahmad Budi Ahda, Lc. 
(Founder Abda Publisher)

Saya sering ditanya di inbox : kok lama gak apdet status? Padahal dia menanti tulisan tulisan segar di fb saya, dari sini kadang saya mikir, tulisan - tulisan saya di FB itu gak ada orang yang sudi ngasih laik apalagi komen, tapi kok ternyata ada juga ya Yang membacanya? :D wabil khusus tulisan tentang ekonomi yang makro mikro itu dari bag 1-6 yang merekonstruksi pemahaman tentang riba bunga bank, tulisan itu miskin laik dan komen, namun ternyata tak sedikit yang bilang kepada saya jika mereka mengikutinya bahkan ada yang mengharapkan itu dibukukan dengan analisa yang lebih tajam, jadi GR rasanya kayak gini :D

oke kali ini saya coba utarakan unek unek lagi, dan tulisan kali ini akan terasa lebih nendang jika dibaca sambil bobok berteman kopi dan popcorn di malam hujan yang rintik rintik sambil meluk istri tercinta :D di atas spring bed di ruangan ber AC. Ea….. Ea…… hahahaha…..

oke, jadi gini gaes, Dunia berkembang lebih pesat dari apa yang pernah anda bayangkan sebelumnya, disadari atau tidak, 2 penguasa jagad maya yaitu FB dan Google adalah artifisial intelligence yang sangat cerdas bekerja secara otomatis mengetahui seluruh rahasia anda bahkan kepribadian anda. (FB mencakup juga instagram dan WA) sedang gugel mencakup yutup, blogger, maps, android, dsb.

Mereka (FB dan Google) tahu kemana saja anda pergi, tahu makanan apa yang anda sukai, apa hobi anda, kemana tempat impian anda, bahkan mengetahui apa yang menarik dan selalu tebesit dalam benak anda, bagaimana bisa? Begini saya ceritakan pengalaman singkat saya :

Beberapa hari lalu saya bepergian dari kota A ke kota B naik bus malam, beberapa jam saat saya tiba di kota B saya membuka FB, secara tiba tiba dan mengejutkan, iklan traveloka muncul di beranda saya menawarkan beragam pilihan tiket bus yang bisa dipesan melalui traveloka. Padahal sebelumnya iklan tersebut tidak pernah nongol, saya mengerutkan dahi seraya bergumam dalam hati ini fb tahu dari mana saya bepergian Naik bus hm…… kok tahu saya bakalan butuh tiket bus?

Besoknya saya bepergian ke Mesir. setibanya kembali dari mesir saya FBan, lah kok sekarang iklan tour luar negeri berseliweran di beranda FB saya? Ini FB tahu dari mana kalau saya baru saja bepergian keluar negeri? Hm……. Canggih kali lah kau FB.

Pernah saya iseng buka salah satu situs yang jualan berlian, (pengen beliin istri ku Simpati Twentin berlian :D tp harganya nyampe ratusan juta, sontak jiwa misqueen ku bergelora :d ) selepas dari situs itu, beranda FBku selalu muncul iklan toko2 penjual berlian. Pernah juga iseng search tas, setelah itu beragam penjual tas nongol lewat di beranda. Wah wah wah…. FB benar benar tahu apa yang pernah kita cari, tapi iklan Ferrari kok gak pernah nongol di beranda saya ya? Sepertinya Ferrari tahu kalau saya bukan target pasar mereka Hahahaha…..

Jadi, jika anda sedang FBan atau browsing browsing kemudian nongol iklan obat kuat, obat pembesar “anu”, atau obat penambah gairah, maka FB dan Google mengetahui kalau anda sering buka2 situs 80 tahun ke atas…. :d jika begitu lantas apa maksud tujuan tulisan ini? Begini, sebelum saya lanjut saya ingin anda memperhatikan hal di bawah ini:

jika anda jualan permen di dalam sekolah Taman Kanak kanak, atau jualan sarung dan songkok di dalam pesantren, atau menjual senjata kepada orang yang sedang bertikai kira kira bagaimana penjualan anda? Owh pasti laris manis, menawarkan barang kepada orang yang tepat akan memperbesar peluang terjualnya barang dagangan anda, sebaliknya, jika anda menjual barang di tempat yang salah semisal menjual ganja di depan kantor polisi, barang anda bukan hanya gaklaku, anda bisa bisa langsung masuk penjara tanpa hisab dan tanpa ditanya malaikat :D hahahaha…..

oke, sekarang kita kembali lagi, kita berada dalam perkembangan revolusi industry 4.0 yang dimana internet dan smart phone mengubah segalanya, kita saksikan sendiri bagaimana kemapanan taksi konvensional di ganyang gojek dan grab hanya dalam waktu semalam. Hal yang serupa juga terjadi di dunia marketing.

Facebook dan google sudah berevolusi menjadi alat pemasaran yang paling efisien se jagad, karena seperti yang kita kupas diatas, FACEBOOK DAN GOOGLE MENGETAHUI DETAIL INFORMASI SELURUH PENGGUNANYA, sehingga saat anda memasarkan suatu barang, google dan facebook BISA SECARA TEPAT MENGARAHKAN IKLAN TERSEBUT TERTUJU UNTUK SIAPA SAJA. Sehingga kemungkinan barang atau jasa tersebut terjual sangatlah besar, bagaikan menjual balon kepada anak kecil yang sedang nangis. Peluang terjualnya sangatlah besar.

Tidak hanya itu, beriklan lewat facebook dan google bisa disesuaikan budgetnya bahkan mulai dari 10rb rupiah per hari… memungkinkan siapa saja bisa memasarkan barang apa saja kepada calon customer yang tepat.

Mengaca dari fakta diatas sebenarnya peluang berwirausaha di era 4.0 sangatlah terbuka lebar, tinggal kitanya sekarang yang berpikir barang atau jasa apa yang layak kita tawarkan?.

PROBLEMATIKA MINDSET

Kemudahan beriwausaha di era 4.0 ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kesiapan anak muda kita, beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan anak muda yang duduk di bangku SMA, ngobrol2 sejenak saya kaget bukan kepalang!!

Kaget bukan karena dia menemukan pembasmi virus corona, atau menciptakan drone penyemprot hama berbasis android, atau karena prestasinya yang berhasil bertungangan dengan putri Indonesia, namun saya kaget karena dia tidak mengerti prinsip bedagang yang sangat sederhana.

Dengan polos dia berkata : kalau saya beli sebotol aqua seharga 3000 dan saya jual seharga 5000 apakah boleh? Kan tidak jujur namanya? Harga aslinya 3000 masak ditawarkan ke orang lain seharga 5000? Mendengar ini ingin rasanya hendak tepok jidat pakai kereta api :D

Jika teknis berdagang yang sangat sederhanya gini ajah tidak tahu, bagaimana dengan inovasi menciptakan produk yang memiliki nilai jual? OWH ITU LEBIH ABSURD LAGI, Dan disinilah problematika kita, anak2 kita tidak disiapkan untuk menghadapi revolusi industry 4.0, anak2 kita disiapkan menghadapi jaman tahun 80an sebuah jaman yang dimana telepon rumah masih berupa telepon kabel dengan tombol putar, yang saat ini anak2 SMA itu tak tahu bagaimana cara mengoperasikannya. Sebuah jaman yang sudah lewat namun mereka berisap2 dan disiapkan menghadapi itu. LUCU TAPI NYATA DAN FAKTA.

Kembali ke pembahasan awal, hati hati terhadap apa yang anda tulis, apa yang anda upload dan apa yang anda share di medsos, medsos sudah menjadi ensiklopedi bebas dan gratis, siapa saja bisa membaca kepribadian siapa saja dimana saja, jika anda sering share, tulis, dan upload berita2 yang meragukan, atau ujaran kebencian, suatu saat jika anda mati dan mayat anda dimakan cacing tanah, orang orang akan mengenang anda sebagai pribadi yang penuh kebencian yang saat hidup dahulu berdiri diatas pondasi kebohongan dan kebencian.

Selamat bermalam senin, selamat berbahagia 

jika anda tertarik dengan fesbuk marketing, bisa menghubungi Nailunni'am, beliau pakar digital marketing, bahkan memiliki keahlian bisa bobok sambil berdiri

Artikel Menarik Lainnya

Kumpulan Link Soal - Soal Latihan Nahwu & Balaghah

Ringkasan Ilmu Nahwu Lengkap

Tuhan Yang Hilang, Menggugat Kebijakan Tuhan..!!

Jawaban Tuduhan Tuduhan Negatif Seputar Tahlilan, Yasinan, dan Selamatan.

Selama Ini Kita Dibohongi Sekolah? Atau Dibodohi Agama?

Agama Lain Pernah Diapain Ajah Sama Islam?

Kumpulan Link Soal - Soal Mufrodat Buku Silsilah Azhar

Logical Fallacies, Mengenal Beberapa Kesalahan Berpikir

Bagaimana Cara Menulis Buku Kemudian Menerbitkannya ?

Antara Baikalsk, Irkutsk Rusia, & Bojonegoro